Kinerja Nyata Institusi Kepolisian, Dalam Antisipasi Penyebaran Hate Speech Di Era Perkembangan Digitalisasi

Multimedianews.polri.go.id – JAKARTA. Kamis (14/12/2017). Karo Multimedia Divhumas Polri Brigjen Pol. Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. menjadi narasumber terkait ‘Antisipasi Penyebaran Hate Speech dalam Rangka Menjaga Persatuan dan Kesatuan’ di Lounge Adhi Pradana STIK-PTIK, Jakarta Selatan, sekira pukul 09.00 WIB, Kamis (14/12).

Giat yang dilakukan Karo Multimedia Divhumas Polri ini terkait akan banyaknya penyebaran ujaran kebencian, hate speech, hate crimes, cyber harassement, dan cyberstalking di era perkembangan digitalisasi. Dalam acara tersebut hadir pula Brigjen Pol. Rikwanto menekankan akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan melalui berbagai cara, salah satunya adalah melalui media sosial. 

Karena dalam era globalisasi teknologi informasi, mayoritas negara dan warga masyarakat dunia tidak bisa menghindar dari digitalisasi yang semakin menguasai kehidupan manusia.

Karo Multimedia Divhumas Polri mengatakan, “Hampir tiap hari, muncul berbagai unggahan di media sosial, tanpa sensor bahkan sudah direkayasa.”

Menurut Jenderal Bintang Satu kelahiran Medan tersebut, keseluruhan bentuk hoax terus muncul dan berkembang serta sulit untuk dihindari.

“Hoax muncul dalam berbagai bentuk berita, video, ceramah, gambar, meme, dan cuitan yang berpotensi merusak sendi-sendi bernegara, kemajemukan bangsa dan harmoni sosial bangsa Indonesia,” ucap Karo Multimedia Divhumas Polri.

Dari kegiatan tersebut, Karo Multimedia Divhumas berharap agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menjaga kemajemukan serta harmoni sosial bangsa Indonesia.

Tujuan utama dari kegiatan ini agar Institusi Polri dituntut harus bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan serba digital yang bergerak begitu cepat.

 

“Adaptasi atau kelenturan institusi kepolisian diperlukan dalam rangka efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas, terutama dalam merespon dua persoalan mendasar sekaligus yang menjadi tugas dan peran kepolisian, yaitu memelihara ketenteraman dan penegakan hukum terkait penyebaran hate speech atau hate crimes lainnya di Indonesia,” ucap Brigjen Pol. Rikwanto.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2AQD5Tc
via IFTTT

Pengembangan Kasus Narkoba Bandara, Satresnarkoba Tangkap 1 Pelaku Lagi

BATAM (Batamraya.com) – Pagi ini, Jumat (15/12/2017) Satresnarkoba Polresta Barelang menggelar ekspose penangkapan Sabu yang terjadi di Bandara Hang Nadim 2 hari yang lalu.
Tangkapan ini bermula dari kecurigaan petugas Avsec Bandara Hang Nadim Batam terhadap 2 tersangka kemudian dilakukan pemeriksaan bersama anggota polsek KKB. Wakapolda Kepri bersama Gubernur Kepri juga melihat para tersangka dalam proses pemeriksaan di dalam ruang Avsec. Selanjutnya para tersangka beserta barang bukti diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Barelang lalu dikembangkan.

WhatsApp Image 2017-12-15 at 1.20.23 PM

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki S.ik, MH dalam ekspose mengatakan, setelah mengamankan dua orang tersangka di Bandara yakni Fi dan YF, polisi dengan cepat melakukan pengembangan.

“Di bandara diamankan dua orang dengan barang bukti seberat 1,7 Kg. Kemudian kasus ini kita kembangkan dan mengamankan satu orang tersangka lainya,” jelasnya.

Berdasarkan hasil introgasi terhadap dua pelaku, tersangka lainya berhasil diamankan di kawasan Tanjung Sengkuang berinisial Mi yang merupakan jaringan dari dua tersangka sebelumnya. Dari Tangan Mi polisi mendapati barang bukti berupa Sabu seberat 913 gram berada di atas Plafon Rumah.

Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya, S.ik mengatakan, pelaku Mi selama ini bekerja sebagai kurir yang sering antar jemput narkoba. Ia menyebutkan tersangka melakukan pelanggaran Pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) uu ri no.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama hukuman seumur hidup atau pidana mati.

Turut hadir dalam kegiatan ekspose tersebut Kepala Bandara Hang Nadim Batam Suwarso dan Kapolsek Bandara Hangnadim Batam Iptu Betty.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2ocfG8D
via IFTTT

Polres Tanjungpinang Buka Lapak SKCK Keliling Perdana Di Pulau Penyengat

Tanjungpinang, Kepri – Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, S.IK, MH tiada hentinya menciptakan inovasi-inovasi khususnya terhadap pelayanan masyarakat yang salah satunya SKCK Keliling Polres Tanjungpinang yang telah dilaksanakan perdana di Pulau Penyengat Tanjungpinang.




Terkait SKCK Keliling yang dilakukan oleh Sat Intelkam Polres Tanjungpinang, hal ini sengaja dilakukan khususnya bagi masyarakat yang jauh jangkauannya dari Polres Tanjungpinang maupun Polsek jajaran.




“Kami menciptakan SKCK Keliling bertujuan untuk mempermudah pelayanan terhadap masyarakat serta meningkatkan pelayanan prima yang mana masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang mengurus SKCK ke Polres maupun Polsek jajaran Polres Tanjungpinang”, ujar Ardiyanto.




Pelaksanaan SKCK Keliling tersebut sudah direncanakan dan disosialisasikan beberapa bulan yang lalu melalui Bhabinkamtibmas serta para personil Polres Tanjungpinang.




“Untuk SKCK Keliling di Pulau Penyengat, kami berlokasi di Kantor Perpustakaan Penyengat yang lokasinya tepat di depan Mesjid Raya Sultan Riau Penyengat. Hal ini mendapat sambutan positif dari Lurah maupun masyarakat Pulau Penyengat”, tambah Kapolres Tanjungpinang.


Foto : Lokasi SKCK Keliling di Pupau Penyengat Tanjungpinang

Terkait biaya pembuatan SKCK sebesar Rp. 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) sesuai denganPeraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Lingkungan Polri.




Adapun persyaratan SKCK diantaranya foto copy KTP, foto copy KK, foto copy Akte Kelahiran atau Ijazah, foto berwarna berlatar belakang warna merah dengan ukuran 4 x 6 dan 3 x 4 masing-masing 4 lembar, sidik jari serta pengisian Kartu Tik.




Untuk ke depannya, SKCK Keliling Polres Tanjungpinang akan dioperasikan di daerah-daerah yang jauh jangkauannya dari Polres Tanjungpinang dan dalam pengurusannya SKCK Keliling bisa menerbitkan untuk pemohon baru maupun perpanjang serta dapat melalui SKCK Online Polres Tanjungpinang.


from Halo Dunia Network http://ift.tt/2ksTu5d
via IFTTT

Kabaharkam POLRI Bersama Dir Polair Polda Kunjungi PT Anggrek Hitam Shipyard

Tribratanews.kepri.polri.go.id – Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Komjen Pol Drs Moechgiyarto SH, M.Hum, melakukan kunjungan kerja ke Kota Batam dalam rangka melakukan peninjauan Galangan Kapal di PT. Anggrek Hitam Shipyard, Kamis (14/12).

Kunjungan Kabaharkam Polri ini guna melihat fasilitas dan kemampuan galangan kapal yang di yakini mampu mendesign sebuah kapal yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai penunjang tugas operasional Korpolairud Baharkam Polri.

Kedatangan Kabaharkam Polri tersebut disambut langsung oleh Direktur PT. Anggrek Hitam Shipyard. Dalam dialognya bersama Kabaharkam Polri, Direktur  PT. Anggrek Hitam Shipyard menjelaskan fasilitas, struktur organisasi, lokasi denah galangan PT serta sertifikat-sertifikat internasional yang pernah di raih oleh PT. Anggrek Hitam

Kabaharkam Polri juga mengucapan terima kasih atas sambutan yang telah di siapkan oleh PT. Anggrek Hitam.  Kabaharkam Polri berharap  nantinya ada kapal memiliki speed yang mumpuni guna untuk penindakan kejahatan di laut.

Kabaharkam Polri juga mengharapkan PT. Anggrek Hitam mampu mendesign sebuah kapal untuk Polisi Perairan guna mendukung tugas operasional Korpolairud Baharkam Polri.

Turut mendampingi Kabaharkam Polri diantaranya Kakorpolairud Baharkam Polri, Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Kasubdit fasharkan Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri dan Dir Polair Polda Kepri.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2jSGu9h
via IFTTT

Kapolri Anugrahi Bintang Bhayangkara Utama Kepada 7 Menteri


Jakarta, Polanusa – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian menyematkan Anugerah Bintang Bhayangkara Utama kepada  tujuh Menteri Kabinet Kerja di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2017) Pagi.

Selain kepada ketujuh menteri tersebut, Kapolri juga memberikan penghargaan kepada empat kepala Kepolisian diantaranya ; Kepala Polisi Malaysia, Kepala Polisi Filipina, Kepala Polisi Australia dan Kepala Polisi Singapura.

Dalam sambutannya Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, penghargaan ini diberikan oleh Presiden atas usulan Polri kepada seseorang yang dinilai berjasa terhadap kemajuan, kesejahteraan, dan pengembangan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepolisian Republik Indonesia, Polri menjalankan kerja sama dengan beberapa kementerian yang berjasa mendukung dan menyukseskan tugasnya sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di Nusantara,” kata Kapolri.

Ke tujuh menteri tersebut adalah,   Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno,  Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi K. Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur.

Sementara tiga penerima lainnya, yaitu Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mensesneg Pratikno, dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berhalangan hadir. Bagi yang berhalangan hadir, anugerah Bintang Bhayangkara Utama akan disematkan pada kesempatan lainnya.

Anugerah Bintang Bhayangkara Utama ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 99/PK tentang Penganugerahan Bintang Bhayangkara Utama yang ditetapkan pada tanggal 29 September 2017.

Acara pemberian anugerah itu dihadiri oleh istri/suami penerima anugerah Bintang Bhayangkara Utama, Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab) Ratih Nurdiati, Wakapolri Komjen Pol.  Syafruddin, dan para pejabat di jajaran Polri.

Penganugerahan Bintang Bhayangkara Utama juga dihadiri oleh Ketua Ombudsman Amzulian Rifai dan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2ADNFNc
via IFTTT

Halo Dunia Polisi : Polda Kalbar Banjir Penghargaan Dari Kapolri

Jakarta – Kemitraan Partnership memaparkan hasil Indeks Tata Kelola (ITK) Polri terhadap 70 polres rawan konflik, perbatasan, dan perairan. Hasilnya, 6 polres dan 3 kapolres mendapatkan penghargaan.

Polres Bengkayang & Polres Sanggau Polda Kalbar, berhasil meraih 3 penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D atas prestasi sebagai Polres terbaik bidang Indeks Tata Kelola (ITK),Role Model Pengamanan Perbatasan, dan Kapolres Sub Kepemimpinan baik, dilingkungan Polri tahun 2017.
Kapolres Bengkayang Akbp Permadi Syahids Putra, S.I.K., M.H Dan Akbp Charles Donny Go, S.I.K (yang seblumnya menjadi Kapolres Sanggau) di damping juga dengan Kapolda Kalbar Drs. Didi haryono, S.H., M.H.. menerima langsung pemberian penghargaan tersebut di Auditorium Mutiara PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/12).

Adapun penilaian tersebut dari hasil penilaian oleh Menteri Pemberdayaan Apatur Negara RI dalam Indeks Tata Kelola (ITK),Role Model Pengamanan Perbatasan.
Sedangkan penghargaan Kapolres Sub Kepemimpinan baik diukur dengan menggunakan Indeks Tata Kelola Kepolisian (ITK) Polri th 2017 kriteria Polres perbatasan oleh Kapolri.
Dalam acara tersebut, Kapolri juga menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama kepada tujuh menteri Kabinet Kerja.

Adapun 7 menteri yang dianugerahi Bintang Bhayangkara Utama, yakni Menteri Keuangan, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Sekretariat Negara, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Kesehatan, dan Sekretaris Kabinet.Beberapa menteri sudah hadir dalam acara ini, di antaranya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Beberapa pejabat negara lainnya juga hadir menyaksikan penganugerahan ini. Misalnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, serta beberapa perwira tinggi Polri dan pejabat lainnya.

Bintang Bhayangkara Utama merupakan penghargaan yang diberikan institusi Polri sebagai tanda penghormatan kepada mereka yang berjasa besar terhadap kemajuan dan pengembangan Polri.

“Untuk menghasilkan hasil yang valid, polres yang mendapat penghargaan tersebut harus melewati kriteria, antara lain indeks tata kelola umum minimal 6,14, indeks tata kelola spesifik, dan tingkat kerawanan SIM dan SKCK yang rendah,” ujar Koordinator ITK Lenny Hidayat saat pemaparan hasil di Auditorium STIK, Jl. Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2017).

“Hasil sampling kami terdiri dari 70 polres, kinerja rata-rata 6,28 yang artinya cukup cenderung baik,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan dengan adanya angka Indeks Tata Kelola, maka kinerja Polda, Satker (Satuan Kerja), dan Polres mudah dinilai.

“Dengan adanya Indeks Tata Kelola atau membuat pengukuran dalam metedologi, mengukur kualitatif menjadi kuantitatif ini ada cara sendiri. Dengan angka kita akan mudah menilai antara Polda, Satker, dan Polres. Ini akan membuat stabilitas di lingkungan Polri dengan baik,” tutur Tito

Berikut hasil pemaparan dari kemitraan partnership :

1. Polres Bengkayang, kategori polres perbatasan sebagai polres terbaik

2. Polres Sanggau  penghargaan kepada kapolres kategori sub kepemimpinan

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2iXQaP5
via IFTTT

Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama kepada tujuh menteri Kabinet Kerja

Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama kepada tujuh menteri Kabinet Kerja. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium Mutiara PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/12).
Tujuh menteri yang akan dianugerahi Bintang Bhayangkara Utama, yakni Menteri Keuangan, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Sekretariat Negara, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Menteri Kesehatan, dan Sekretaris Kabinet.
Beberapa menteri sudah hadir dalam acara ini, di antaranya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Beberapa pejabat negara lainnya juga hadir menyaksikan penganugerahan ini. Misalnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, serta beberapa perwira tinggi Polri dan pejabat lainnya.
Bintang Bhayangkara Utama merupakan penghargaan yang diberikan institusi Polri sebagai tanda penghormatan kepada mereka yang berjasa besar terhadap kemajuan dan pengembangan Polri.

 

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2z62l5o
via IFTTT