Kapolres Blora Gowes Ke Permukiman Penduduk


Blora – Polres Blora melaksanakan kegiatan rutin olahraga setiap hari Jumat pagi dengan bersepeda start dari depan Rumah Dinas Kapolres dan menuju Obyek Wisata Waduk Tempuran Kecamatan Blora kota. Jarak yang ditempuh kurang lebih 12 km, dengan melintasi persawahan serta perbukitan Jumat (17/11/17). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Blora, Akbp Saptono S.ik, dan diikuti oleh para pejabat utama Polres Blora, dan personel Polres Blora.

Kapolres Blora, Akbp Saptono S.ik menerapkan pola hidup sehat kepada para anggotanya dengan bersepeda. Karena olahraga bersepeda dapat menjaga stamina dan kesehatan tubuh personel Polres Blora.

“Hidup sehat itu penting, agar dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri selalu dalam kondisi yang prima”, ujar Akbp Saptono. Selain itu, Akbp Saptono juga mengatakan, bersepeda itu bukan sekedar untuk berolah raga saja, tetapi juga dapat menjalin kedekatan antara pimpinan dan bawahan, serta dapat menciptakan suasana kekeluargaan yang lebih erat lagi. “Kedepan kami juga akan mengajak seluruh masyarakat bersepeda bersama untuk menjalin kedekatan antara Polri dan masyarakat”.

Mendatangi permukiman padat penduduk untuk mengetahui langsung kondisi kamtibmas dari warga. Kali ini, Kapolres Blora Akbp Saptono S.Ik bersama jajarannya menyambangi permukiman padat penduduk yang ada disepanjang jalur yang dilalui.

Dalam kesempatan itu, Akbp Saptono mengatakan masyarakat tidak perlu takut melaporkan tindakan kejahatan, baik kriminalitas maupun perbuatan lainnya yang melanggar hukum. “Kalau masyarakat bersama Polisi, pemerintah daerah, dan TNI bersatu padu untuk melawan ancaman yang dilakukan oleh pelanggar hukum, maka tentu warga yang melapor akan merasa aman dan tenang,” katanya.

Apalagi bila kerekatan antara warga erat dan kompak bersama unsur pemerintah dan aparat, maka seharusnya tidak perlu ada rasa takut untuk melaporkan perbuatan melanggar hukum. “Munculnya rasa takut ini akibat dari kohesi sosial di dalam masyarakat perkotaan yang padat penduduknya sangat rendah. Warga sibuk dengan urusan dan kegiatannya masing-masing, sangat jarang ada waktu untuk berkomunikasi dengan warga disekitarnya,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta seluruh warga untuk lebih memperhatikan lingkungan dimulai dengan mendidik anak sendiri dengan baik dan benar. “Tanyakan kepada anak apa kegiatanmu hari ini, bersama siapa kamu melakukan kegiatanmu. Bila kepada anggota keluarga sendiri saja sudah‎ skeptis (tidak peduli), maka bagaimana bisa dan mau untuk menjaga kamtibmas lingkungan bersama.” sambungnya.

Ia meminta jajaran kepolisian Polres Blora berbenah untuk kebaikan bersama dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Selalu koordinasi dengan Bhabinkamtipmas, karena mereka ujung tombak pertahanan wilayah dan kunci respon cepat dari aparat. “Juga gunakan setiap kesempatan untuk melakukan program sebaik mungkin dan jangan mengecewakan masyarakat, tegakkan selalu visi dan misi Polri untuk melayani dan melindungi masyarakat,” tuturnya. 

Sumber : Humas Polres Blora.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2j7EetA
via IFTTT

Kasat Binmas Kenalkan Polres Banjar Sebagai Polres Promoter Non IT Ramah Anak Kepada Masyarakat

Martapura – Dalam acara musyawarah para Kelurahan se Kecamatan Martapura Kota dengan mengusung agenda Kabupaten Banjar menuju kota layak anak yang di hadiri oleh yang mewakili kepala dinas dan instansi dari :
1. Kepala Bapelitbang Kabupaten Banjar.
2. Para Kasubid dari dinas pendidikan. Kominfo, Dukcapil, Lingkungan hidup dan 7 orang Lurah kecamatan Martapura Kota. Staf kelurahan keraton dan sekumpul.

3. Bhabinkamtibmas dan 1 anggota unit PPA Polres Banjar.

Kegiatan tersebut dimulai dari jam 13.30 Wita di Kelurahan Sekumpul yang telah memprakasai membuat ruang pelayanan layak anak. Dengan fasilitas pojok baca, ruang ibu menyusui dan tempat  bermain anak. Rapat ini dapat di katakan sebagai rapat kordinasi. 

Dalam rakor Kasat Binmas Polres Banjar Akp Hj. Amalia Afifi SH sebagai salah satu nara sumber satgas pembentukan menuju kota layak anak dan ikut mendampingi Bhabinkamtibmas kelurahan sekumpul Bripka Hendra Setiawan.

Hubungan kerja antar Instansi dan Kepolisian dalam hal ini di wakili Kasat Binmas sangat berpengaruh dengan hadirnya KABINAKTAR yang kegiatanya langsung menunjang program pemerintah dalam penbangunan karakter anak.   Dalam hal pendidikan dan pembinaan mental di Kabupaten Banjar dengan sasaran anak anak. Dengan tujuan dan harapan menciptakan generasi muda yang kreatif dan mandiri. Tidak kurang dari 70 anak setiap sore nya memenuhi langan hijau Polres Banjar. Dengan menggunakan baju seragamnya berwarna merah maron dengan gambar Icon Boneka Mupet ARJUNA DAN SRIKANDI. 

Menariknya suasana dan keaktifan peserta yang menghadiri kegiatan tersebut di lihat dari tanggapan dan pertanyaan yang diarahkan pada saat paparan dan penjelasan Kasat Binmas Polres Banjar dengan menampilkan terobosan KABINAKTAR  dan mempromosikan kawasan bermain layak anak yang di prakarsai oleh Bhabinkamtibmas Bripka Zaenudin Renggur dari desa Cabi kecamatan Simpang empat. 

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete SH, SIK, MH sangat mendukung kegiatan yang langsung menyentuh kepada masyarakat yang di motori oleh anggota Sat Binmas. Semoga kegiatan yang kami laksanakan ini dapat memotifasi instansi samping (CSR) dapat ikut berpartisipasi ikut membantu kami dalam membina anak anak menjadi pintar yang ada di Kabupaten Banjar. Dan seiring berkembangnya tekhnologi kegiatan non IT kami dapat membawa  perubahan mental anak anak didik kami menuju ke arah yang lebih baik dengan lingkungannya yang ramah dan peduli anak anak. 

Di akhir acara Kasat Binmas mensosialisasikan Unit Srikandi Banjar Bungas dan Kabinaktar dengan memberikan buku  NETTE BOY polisi wangi Sejuta Prestasi dan buku SBB Unit Satuan  Sahabat Masyarakat.

Sumber : Kasat Binmas Polres Banjar AKP Hj. Amalia Afifi SH.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2imGq0S
via IFTTT

Hidup Layaknya Suami Istri Tanpa Dokumen, Dinikahkan Secara Masal Oleh Kapolres Blora


halodunia.co, Blora – Masih banyaknya warga keturunan Samin didesa Temurejo, Kecamatan Kota Blora, yang tidak memiliki surat buku nikah. Kini Polres Blora memfasilitasi warga yang tidak memiliki buku nikah itu dengan diselenggarakan nikah massal gratis.

Sebanyak Lima belas (15) pasangan suami istri mulai tua hingga muda mengikuti isbat nikah massal yang digelar oleh Polres Blora, Kamis (16/11/2017) kegiatan nikah massal  yang diikuti oleh pasutri nikah siri, untuk mendapatkan akta nikah gratis.

Lima belas pasangan siri ini terpaksa nikah massal karena mengaku kesulitan mengurus bantuan program perlindungan sosial dari pemerintah seperti BPJS, dan program sosial lainnya lantaran tidak memiliki akte nikah sebagai salah satu syarat untuk mengurus kartu keluarga, serta membuat akta kelahiran sang buah hati. Alhasil, mereka mengikuti nikah massal yang di selenggarakan oleh Polres Blora

Seperti yang dialami oleh Sukir dan Marni, warga Dukuh Mbelik Desa Temurejo Kecamatan Blora, yang sudah menikah selama 20 tahun, namun tidak memliki akta nikah.

Dengan adanya nikah massal gratis ini, dirinya merasa senang, karena dengan mudah mengurus KTP serta membuat akta lahir bagi kedua anaknya.

Peserta nikah massal Sunardi dan Sukarmi warga Kelurahan Tempelan mengatakan, usia pernikahannya 15 tahun menikah tidak mengurus surat nikah karena tidak mempunyai biaya untuk mengurusnya jika mengurus keperluan administrasi kesulitan anaknya sudah dua.

“Alhamdulillah saya mendapat surat nikah gratis dari Kepolisian Resor Blora. Bahkan nantinya saya akan buat akte kelahiran anak”, ungkapnya Sunardi  kepada Humas Polres Blora.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Saptono, SIK, MH. mengatakan, akta nikah penting karena merupakan persyaratan mutlak untuk mendapatkan kartu keluarga. Bahkan untuk sekolah ke negeripun bagi anak anak yang tidak memiliki kartu keluarga tidak bakal bisa, oleh karenanya akte nikah sangat penting sebagai cikal bakal administrasi seluruh program sosial pemerintah.

“Kegiatan ini dilaksanakan baru pertama kali dan hanya diikuti 15 pasutri, memang sedikit jika dibandingkan dengan catatan yang ada dilapangan, tapi karna kemapuannya terbatas jadi hanya semampunya saja kegiatan ini untuk memberikan stimulant kepada masyarakat dan sosialisasi tentang bagaimana pentingnya akta nikah bagi keluarga, terutama kepada hak-hak istri dan anak dimasa mendatang termasuk juga pengurusan dokumen-dokumen keluarga,   seperti pengurusan KTP, kartu keluarga dan akta kelahiran,”kata AKBP Saptono.

Dikatakan, jika masih banyak masyarakat Blora yang belum mendapatkan kartu nikah walaupun secara sah sudah menikah. Dengan demikian, program ini juga bagian dari memperjelas status pernikahan masyarakat termasuk mempermudah masyarakat untuk mendapat legitimasi dari negara.

Dari 15 pasangan nikah massal, pasangan termuda berusia 20 tahun bernama Sutomo-Suprih, dan Agung Budi Santoso -Ihda Hafihdiyani. Pasangan tertua usia 63 tahun Sunyoto – Bibit. “Iya senang, terima kasih Pak Polisi,” ungkap singkat, Sunyoto.

Sebelum para peserta nikah meninggalkan tempat, Kapolres Blora berkenan memberikan Finansial sebagai tali asih antara Polisi dengan warga masyarakat.
Sumber : Humas Polres Blora.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2zMRRq4
via IFTTT

Mantan Anggota BRIMOB Polres Blora, Selenggarakan Syukuran HUT BRIMOB Ke 72 Th


Blora – Dalam rangka Perayaan HUT Brimob ke-72 tahun 2017, personil mantan anggota Brimob Polres Blora menggelar acara syukuran dihalaman belakang Mapolres Blora, Rabu malam (15/11/17).

Dalam syukuran kali ini dihadiri Kapolres Blora AKBP Saptono, SIK, MH diikuti Waka Polres Blora Kompol Indriyanto Dian Purnomo dan para Kabag, para Kasat, Kapolsek jajaran Polres Blora dan seluruh personil mantan anggota Brimob yang masih dinas maupun yang sudah Purna. 

Kapolres Blora dalam sambutannya mengatakan, peringatan HUT Brimob ke-72 kali ini merupakan saat yang tepat untuk merenungkan kembali bahwa semua apa yang telah kita capai saat ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Disamping itu, berdiri tegaknya Korps Brimob ini tentunya tidak terlepas dari peran para senior terdahulu. Oleh karena itu hendaknya acara ini dimaknai sebagai rasa syukur dan terima kasih kepada para pendahulu kita yang dengan penuh keihklasan telah mampu meletakkan pondasi kokoh Negara ini”, kata Kapolres Blora AKBP Saptono.

Momentum ini, hendaknya kita jadikan sebagai evaluasi dan introspeksi diri untuk kinerja yang telah dilakukan, sehingga dapat menjadi pedoman bagi upaya perbaikan dan penyempurnaan tugas kedepan agar lebih optimal.

Ia berharap kedepannya personil mantan pasukan Korps Brimob semakin eksis menunjukkan jati dirinya sebagai prajurit yang tangguh, mahir, professional, berjiwa penolong dan humanis dalam menjalankan tugas dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

Iptu Kusnio selaku ketua penyelenggara rangkaian HUT Brimob ke 72 dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh personil, khususnya mantan anggota Korps Brimob Polri atas kinerja prima yang telah ditampilkan selama ini dengan lancar sebagaimana yang kita harapkan.

Iptu Kusnio berpesan, agar mantan anggota/ pasukan Korps Brimob dapat mengemban amanah, membawa bangsa dan rakyat  menuju masyarakat yang bermartabat untuk kehidupan yang lebih baik. “Hadirkan ketenteraman, kedamaian, keteraturan dan hadirkan kepemimpinan yang memiliki tanggung jawab”, pintanya.

Ditambahkannya, acara peringatan HUT ke-72 tahun Brimob ini bukan sekedar memperingati HUT Brimob, namun untuk meningkatkan silaturahmi antara mantan anggota Brimob dan Purnawirawan Brimob dan mengenang kembali tentang jati diri Brimob sebagai titik tolak untuk terus berkarir sebagai insan Brimob teladan yang mengabdi pada masyarakat.

Selamat Hari Ulang Tahun kepada seluruh warga Korps Brimob Polri dimanapun saudara berada. “Sekali melangkah pantang menyerah, sekali tampil harus berhasil, jiwa ragaku demi kemanusiaan, jayalah selalau Korps Brimob Polri, semoga Allah SWT Allah selalu memberikan perlindungan dan ridho segala usaha dan pengabdian kita,” pungkasnya.

Acara syukuran dilanjutkan dengan ritual pemotongan tumpeng oleh Kapolres Blora sekaligus memberikan potongan tumpeng kepada mantan Anggota Brimob yang paling tua Aiptu Darmadji Kasi Humas Polsek Tunjungan. 

Dengan bertambahnya usia Korps Brimob Polri diharapkan Brimob Polri dapat mewujudkan Promoter untuk meraih kepercayaan masyarakat sesuai dengan tema perayaan HUT Korps Brimob Polri ke 72 Tahun 2017 yaitu ” dengan Semangat Sinergitas Korps Brimob Polri Mewujudkan Promoter Untuk Meraih Kepercayaan Masyarakat “.

Sumber : Humas Polres Blora.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2A3VevV
via IFTTT

Bid Kum Polda Jateng Selenggarakan Sosialisasi Dan Penyuluhan Hukum Tahun 2017 Di Polres Blora


Blora – Personel Kepolisian Resor Blora menerima sosialisasi dan penyuluhan hukum dari Bid Kum Polda Jawa Tengah bertempat di Pendopo rumah dinas Bupati Blora, Kabidkum Kombes Pol Drs Slamet Suroso SH yang diwakili AKBP Daup Wismawati SH, M.Si  berkesempatan membuka dan memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum pada hari Selasa tanggal 14 Nopember tahun 2017 pukul 09.00 Wib.

Ketua Tim AKBP Daup Wismawati SH, M.Si mengatakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan hukum adalah kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Bid Kum Polda Jateng. Kegiatan dilaksanakan di seluruh Polres jajaran Polda Jateng.

“Setelah mendapatkan sosialisasi dan penyuluhan hukum ini silahkan turut mensosialisasikan kepada anggota yang lain agar informasi tidak terhenti hanya di sini namun bisa diketahui seluruh anggota,” pesannya.

Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Saptono SIK,MH, yang diwakili Kabag Sumda Kompol Rubiyanto, yang membuka acara berpesan kepada seluruh peserta agar menyimak sosialisasi yang disampaikan. Karena walaupun peraturan sudah ditetapkan namun banyak anggota yang belum mengetahuinya.

“Ikuti sosialisasi dengan seksama karena informasi terkait sejumlah peraturan Kapolri harus diketahui oleh seluruh anggota,” katanya.

Acara Sosialisasi dan penyuluhan hukum dari Bid Kum Polda Jateng diikuti 110 peserta dari perwakilan Kabag diwakili Kabag Sumda, para Kasat, para Kapolsek serta Kanit Reskrim dan Kanit Provos Polsek jajaran Polres Blora.  

Dalam kesempatan tersebut disampaikan sejumlah materi tentang sejumlah Peraturan Kapolri (Perkap) yang harus diketahui anggota. Materi yang disampaikan dalam sosialisasi hukum antara lain :
Perkap Nomor 2 Tahun 2017  oleh AKBP S.H.M.Si Mugiyarti Wismawati tentang Penyelesaian Pelanggaran Disiplin Anggota Polri.
Perkap Nomor 9 Tahun 2017  Kompol Suwasi SH tentang Usaha Bagi Anggota Polri dan 
Perkap Nomor 10 Tahun 2017  Kompol Slamet Riyadi SH. MH. tentang Kepemilikan Barang Yang Tergolong Mewah.
Sumber : Humas Polres  Blora.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2juxH0b
via IFTTT

Sat Binmas Sosialisasi Narkoba Dan Anti Radikalisme Kepada 37 Penyuluh Agama Se Kabupaten Banjar

 


Bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. Hari ini Kasat Binmas Polres Banjar memberikan materi tentang penanggulangan Narkoba dan Radikalisme kepada 37 peserta pelatihan di ruang  aula Kementrian Agama Kabupaten Banjar jl. Sekumpul Raya, Martapura.

Ke 37 peserta adalah para penyuluh agama non PNS di 20 desa se Kabupaten Banjar. Kali ini semuanya pesertanya laki laki. Mulai usia 25 tahun sampai 55 tahun. Pendidikan mereka minimal dari  SLTA / sejajar seperti dari Aliah atau pondok pesantren. 

Selama 7 hari mereka mendapatkan materi tentang ceramah agama dan hari ini hari terakhir Diklat Kasat Binmas Polres Banjar memberikan materi yang berkaitan dengan Narkoba dan Radikalisme. Maraknya peredaran narkoba di lingkup remaja sampai ibu rumah tangga menjadi perhatian para peserta. Isu berkaitan dengan ISIS dan Radikalisme serta anti pancasila juga menjadi atensi bagi peserta. Karena mereka saat ini sedang di latih dan berharap pada saat mereka kembali ke desa masing masing. Mampu memberikan ceramah di majelis majelis dengan menyampaikan juga yang berkaitan dengan Narkoba dan Radikal. Minimal dapat menjelaskan kenapa Narkona semakin marak. Apa yang  menyebabkan. Bagaimana  menanggulanginya. Kemana harus melaporkan bila mengetahui adanya peredaran narkoba dan penyebaran faham Radikalisme dan anti pancasila. Antusias peserta dalam memberikan pertanyaan dan masukan kepada narasumber sangat di apresiasi oleh panitia dari Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. Ini menunjukan bahwa para peserta benar benar ingin menggali informasi dari para narasumber. Dan siap memberikan pesan pesan Kamtibmas kepada jemaahnya. Baik laki laki maupun perempuan.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete SH, SIK, MH melalui Kasat Binmas AKP Hj. Amalia Afifi SH mengucapkan terima kasih sudah mengajak kerja sama dalam melaksanakan penyuluhan. Apalagi pesertanya para tokoh agama. Yang nantinya akan melaksanakan siar agama kepada umatnya. Dan kami berharap mereka dapat membantu dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa. NKRI harga mati. Dan sepakat untuk memerangi Narkoba.

Sumber : Kasat Binmas Polres Banjar AKP Hj. Amalia Afifi SH.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2zYY2u8
via IFTTT

Surat izin dari Gubernur Turun , Polres Bojonegoro Akan Segera Meminta Keterangan 2 Anggota DPRD Bojonegoro

Bojonegoro – halodunia.co – Setelah mengirimkan surat izin kepada Gubernur Jawa Timur untuk memeriksa dua anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro terkait kasus yang dilaporkan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si atas kasus pencemaran nama baik pada bulan lalu, saat ini surat izin untuk memeriksa kedua anggota Legislatif tersebut telah turun dari Gubernur Jawa Timur ke Polres Bojonegoro. Surat persetujuan pemeriksaan terhadap kedua anggota DPRD tertanggal 10 November tersebut, telah ditanda tangani oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si mengatakan bahwa Polres Bojonegoro telah menerima persetujuan dari Gubernur Jawa Timur Drs. H Soekarwo untuk memeriksa kedua anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro guna dimintai keterangan terkait kasus pencemaran nama baik yang telah dilaporkan oleh Kapolres Bojonegoro.

“Surat sudah turun tertanggal 10 November lalu”, terang Kapolres.

Terkait telah diturunkan surat persetujuan untuk memeriksa dua anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, Kapolres menambahkan bahwa penyidik Polres Bojonegoro akan segera mengagendakan pemeriksaan terhadap kedua anggota DPRD tersebut guna melengkapi berkas perkara penyidikan.

“Rencana kami akan memanggil dan meminta keterangan pada minggu depan ini”, imbuh Kapolres.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH MSi beberapa saat lalu mengungkapkan, bahwa sebelum pelaksanaan ujian perangkat desa serentak pada 26 Oktober 2017 lalu, pihak UNNES telah menerima pesan WhatsApp dari yang diduga HR, warga Kota Semarang, yang mengaku mendapatkan pesan dari Kapolres Bojonegoro untuk disampaikan ke UNNES, yang diduga meminta meloloskan calon perangkat desa yang ikut dalam pelaksanaan seleksi ujian perangkat desa serentak di Kabupaten Bojonegoro.

Namun sebelum HR mengirim pesan WA kepada wakil rektor UNNES tersebut, HR dan temannya datang ke UNNES, dan kedatangannya kebetulan bersamaan dengan 5 orang dari Bojonegoro, yaitu 3 (tiga) orang Kepala Desa dari Kabupaten Bojonegoro dan 2 (dua) orang anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro.

Setelah adanya pesan WA tersebut, wakil rektor UNNES langsung mengadukan hal tersebut kepada Kapolres. Atas dasar tersebut, Kapolres yang telah dicatut namanya merasa dirugikan dan langsung membuat laporan polisi pencemaran nama baik dirinya.

Dari penanganan kasus tersebut, penyidik telah memeriksa 6 saksi sebelumnya, 3 diantaranya adalah Kades. Selanjutnya penyidik juga akan meminta keterangan sebagai saksi, terhadap 2 (dua) orang anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, berdasarkan Undang-Undang No 32 Tahun 2004, tentang Pemerintah Daerah, pasal 53 ayat (1), izin dari Gubernur diperlukan dalam hal ada tindakan penyelidikan dan atau penyidikan terhadap anggota DPRD kabupaten atau kota.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2hukS5a
via IFTTT