Polres Blora Adakan Pelatihan Revolusi Mental Kepada Anggota

  


Blora – Jajaran Polres Blora benar benar bertekad ingin menjadikan instansi Polri yang transparan (terbuka) dan dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, untuk mewujudkan hal itu Kapolres Blora AKBP  Saptono, S.I.K,M.H menggelar acara pelatihan revolusi mental kepada anggotanya sebagai tindak lanjut dari Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan juga merupkan program Polri sebagai penggerak revolusi mental

Pelatihan Revolusi Mental dilaksanakan di Aula Aryyaguna  pada Senin (20/11/2017) pukul 08.30 wib, yang diikuti oleh seluruh Perwira, Bintara, dan PNS Polri dilingkungan Polres Blora, Kapolres Blora AKBP Saptono dalam hal ini diwakili oleh Kabag Sumda Kompol Rubiyanto menuturkan, maksud dan tujuan pelatihan ini sebagai tindak lanjut dari Nawa Cita Presiden Joko Widodo pada point 8 yaitu melakukan revolusi karakter bangsa yang dalam hal ini Polri sebagai pelopor penggerak revolusi mental.

Acara yang diselenggarakan oleh Bag Sumda yang dipandu langsung oleh Kabag Sumda sendiri bersama tiga perwira Polres Blora sebagai pemberi materi. Ketiga perwira yaitu, Kabag Sumda dan dua perwira, mereka sebelumnya telah mengikuti program revolusi mental yang diperintahkan oleh Kapolri selama 12 hari di SPN. 

Pada kesempatan itu, Kabag Sumda Kompol Rubiyanto menuturkan kepada seluruh anggota yang hadir agar benar benar melakukan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), dalam pemeriksaan ataupun penanganan perkara beliau meminta untuk dilakukan secara profesional dan porposional serta dilaksanakan secara terbuka dan transparan.

“Seperti yang pernah jadi isu, dalam menangani semua perkara jangan sampai ada anggota yang jualan kasus, jangan sekali-kali menerima sogokan, lakukan perubahan mental mulai dari diri sendiri dan mulai saat ini juga, sehingga tercapai simpati dan kepercayaan masyarakat serta dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutur Kabag Sumda Kompol Rubiyanto

Kompol Rubiyanto selaku penyelenggara kegiatan mengatakan, dengan diadakannya kegiatan tersebut diharapkan anggota memiliki mental yang bagus, mental  polisi yang berhati nurani sesuai tugas pokoknya yaitu melindungi mengayomi dan melayani masyarakat.

“Setelah pelatihan ini diharapkan seluruh anggota Polisi dan PNS Polres Blora semakin peduli dan peka terhadap permasalahan yang timbul dalam masyarakat yang pada akhirnya dekat di hati masyarakat dan di cintai masyarakat,” terang Kompol Rubiyanto.

Sumber : Humas Polres  Blora.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2zerU1v
via IFTTT

Seorang Perempuan Tewas diserempet Kereta Api di Sumberejo

Bojonegoro – halodunia.co – Seorang Perempuan bernama Kusmiyati, (60)Th, warga Desa Sumberrejo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, ditemukan tewas setelah tertabrak Kereta Api Maharani jurusan Surabaya-Bandung, di perlintasan KA KM 239+007 JPL No 186 turut Desa Sumberrejo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu, (22/11/ 2017)  pukul 07.30 WIB.

Polsek Sumberrejo yang mendapat laporan dari warga terkait adanya korban tewas tertabrak Kereta Api langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, dan memeriksa saksi-saksi yang berada di lapangan.

“Anggota kita langsung ke TKP dan berkoordinasi dengan PT KAI terkait kejadian ini,” kata Kapolsek.

Disampaikan oleh Kapolsek Sumberrejo AKP M.Nur Zjaeni, dari laporan anggotanya yang mendatangi TKP (tempat kejadian perkara), sekitar pukul 07.30 WIB korban akan membuang sampah posisi korban dekat dengan Rel KA, seketika itu juga Kereta Api Maharani 211 No Log CC2019219 melintas dari arah timur ke barat di perlintasan KA KM 139+007 JPL No 186 turut Desa/Kec Sumberrejo dan korban terserempet oleh KA tersebut hingga meninggal dunia di TKP.

“Saat itu korban hendak membuang sampah tanpa disadari ada Kereta Api Maharani melintas dan menyambar korban,” terang Kapolsek AKP M.Nur Zjaeni.

Akibat kejadian itu, warga seputaran lokasi berbondong bondong ingin menyaksikan dan beberapa personel Polsek Sumberrejo terlihat melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2zdyRAh
via IFTTT

Kapolda Jatim Turun Langsung Ke Polres Bojonegoro Berikan Penghargaan Kepada Bhabinkamtibmas

Bojonegoro – halodunia.co – Kapolda Jawa Timur (Jatim) Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Machfud Arifin, pada Selasa (21/11/2017) siang, turun langsung ke Polres Bojonegoro untuk memberikan reward (penghargaan) kepada Bhabinkamtibmas Desa Panjunan Aiptu Zainal Arifin yang sekaligus menjabat sebagai Kanit Binmas Polsek Kalitidu.

Pemberian reward dilaksanakan di depan halaman Mapolres Bojonegoro dengan dihadiri dan disaksikan oleh Pejabat Utama Polda Jatim, Forpimda Kabupaten Bojonegoro dan seluruh anggota Polres Bojonegoro.

Aiptu Zainal Arifin dinilai berprestasi lantaran dalam bertugas beliau juga mengedepankan sisi kemanusiaan, seperti yang telah diberitakan sebelumnya oleh website Polri maupun media online lain diantaranya, “Tiada Hari Tanpa Santunan Anak Yatim” yang dilakukan dengan menyantuni anak yatim dan anak kurang mampu yang masih duduk di bangku sekolah, membuat gerakan ayo sekolah dan gerakan membaca dengan mengadakan perpustakaan keliling dengan sedikit memodifikasi motor dinas dan mobil patroli Polsek Kalitidu.

“Saya sangat bangga dengan anggota yang mampu melayani masyarakat dengan baik, anggota yang berprestasi anggota yang berbuat baik melebihi panggilan tugasnya kita berikan reward, yang melanggar pasti kita tindak. Ini menginspirasi bukan hanya pada anggota tapi pada diri saya juga,” ucap Irjen Pol Machfud Arifin.

Aiptu Zainal Arifin tidak hanya mendapatkan piagam penghargaan saja, tetapi beliau juga mendapatkan hadiah berupa sebuah sepeda motor matic yang langsung diserahkan oleh Kapolda Jatim di depan halaman Mapolres.

Usai mendapatkan penghargaan, Aiptu Zainal Arifin kepada tim kami mengaku tidak menyangka dan tidak pernah bermimpi akan mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jatim. Tidak ada niat bagi dia mendapatkan imbalan atas bantuannya yang diberikan kepada warga.

“Sebagai pengayom masyarakat, saya hanya sekedar membantu warga meringankan beban hidup dengan ikhlas,” ucap Aiptu Zainal.

Diceritakan sekilas oleh Aiptu Zainal bahwa, awalnya beliau merasa prihatin melihat kondisi anak anak yatim yang masih punya niat belajar, yang berangkat dengan tas yang kurang layak. Sehingga timbulah empatinya untuk membantu dan menyantuni mereka.

Dalam beberapa hari terakhir kegiatan Aiptu Zainal yang menjadi viral di media online lokal maupun nasional adalah kegiatan kesehariannya yang mengantar anak cacat semenjak lahir berangkat dan pulang sekolah.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2jKsXn6
via IFTTT

Polres Tanjungpinang Makin Siap Mengayomi Masyarakat Dengan Social Media DBMS

Social Media Data Base Management System cetusan Kapolres Tanjungpinang AKBP. Ardiyanto Tedjo Baskoro sedang memasuki masa persiapan pra launching. Dengan sistem ini, Ardiyanto yakin bahwa dia dan seluruh jajaranya akan dapat memberikan sumbangsih yang berarti untuk Polri dan masyarakat Indonesia. Terutama dari sisi penguasaan opini dan monitor pemberitaan di media online. Sehingga Polri dapat memainkan peran yang maksimal dalam menjalankan tugas sebagai pengayom masyarakat lewat dunia maya.

Sistem Media Intelejen yang disebut Social Media DBMS Polres Tanjungpinang tersebut memang dirancang sesuai dengan kondisi pemberitaan saat ini, yang cenderung ngawur dan penuh pelintiran demi kepentingan kelompok tertentu. Padahal konsumsi media baik berita maupun media sosial punya dampak yang besar dalam stabilitas mental masyarakat Indonesia.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro Bersama M. Khoirul Amin Saat Paparan System Informasi Tanjungpinang One Touch Di Depan Menteri Pan RB

Dalam sistem tersebut, semua aktivitas Cyber Troops dalam menjalankan misinya dapat termonitor, pergerakan penyebaran informasi melalui blog, facebook, twitter dan instagram dapat dilihat dengan detil.

Selain itu, sistem yang sedang dipersiapkan juga dapat berfungsi sebagai media intelejen. Akan ditampilkan semua artikel yang telah tersebar secara online dan dikelompokan berdasarkan anemo emosional.

Output data dari sistem itulah yang akan menjadi bahan strategi Cyber Troops Polres Tanjungpinang dalam menjalankan fungsinya. Melalui media apa, dengan materi counter yang seperti apa dan akan menggunakan teori yang mana. Sehingga kondisi emosional masyarakat dapat dikendalikan melalui dunia online.

Di lain tempat, Ketua Tim programmer sistem tersebut yang berasal dari Jawa Timur M. Khoirul Amin ,Dan Tim Kreasi Garuda tidak menjelaskan lebih jauh mengenai algoritma sistem yang sedang dia buat untuk Polres Tanjungpinang. Dia hanya menjelaskan bahwa sitem tersebut adalah kompas untuk Cyber Troops Polres Tanjungpinang dalam aktivitas counter opini dan penguasaan opini media nantinya. Didalam System tersebut juga dibuat Algorithma AI ( Artificial Intellegence ) atau  yang dikenal dengan Algoritma Kecerdasan Buatan sehingga diharapkan System tersebut benar benar bisa dimanfaatkan sebagai Media Intellegence Dalam mengawasi penyebaran berita berita HOAX , tutur  Tassaufi Ariefzani , salah satu tim programmer tersebut.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2zRN1u7
via IFTTT

Salam Persatuan Dan Kesatuan Indonesia By Jhon Kogoya Orang Indonesia

Jhon Kogoya, Orang Indonesia Asli Papua.

————————————-
Saya tidak bisa memaksa siapapun harus sependapat dengan saya, maka silahkan masing-masing berjalan sesuai dengan pendapat dan pikirannya.

Tapi saya hanya mau menyampaikan alasan kenapa saya sebagai Orang Asli Papua (OAP) memilih setia kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), terserah sebagian kecil OAP menganggap saya penghianat. Tapi ini beberapa alasan saya yang sangat mendasar:

1. Sejak Saya dilahirkan ke Bumi tidak pernah merasa terjajah oleh siapapun, kebetulan saya lahir bukan masa penjajahan Belanda maupun Jepang. Saya bebas kemana saja di seluruh pelosok Indonesia tanpa gangguan apapun.

2. Saya tidak pernah diperlakukan Diskriminasi Oleh Sodara-sodara saya suku manapun. Bahkan Saya melihat banyak Saudara OAP yang menikah dengan Suku lain selain Papua.

3. Tidak ada satupun Hak yang dimiliki Oleh WNI lain selain Papua yang tidak dimiliki oleh OAP dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebaliknya banyak hak khusus yangg dimiliki OAP yang tidak dimiliki oleh WNI lain. Saya sudah jalan ke hampir seluruh Wilayah NKRI. Di sana Orang Papua tidak disebut pendatang, tapi di Papua ada istilah pendatang dan Pribumi.

4. Di Papua saya melihat jarang sekali OAP yang punya kios, jarang yang bisa bertani secara moderen atau jadi Nelayan besar, jadi tukang seperti Sodara-sodara Saya WNI yang lain. Artinya Kalau Papua pisah dari NKRI maka Papua akan mundur 2 abad ke belakang. Kelas papua hanya kelas jual Pinang. Karena itu Saya mau mendorong Sodara-sodara Saya Papua agar mau belajar yang baik, bekerja keras sehingga seluruh OAP dapat mencapai taraf hidup yang lebih baik.

5. Saya sudah pernah jalan-jalan ke berapa Negara Tetangga Wilayah Malenesia, Saya belum pernah menemukan Negara manapun di Wilayah Malenesia yang lebih maju dan lebih sejahtera dari pada Papua. Bahkan Hampir seluruh kebutuhan dasar Warga PNG dipasok dari Papua. Karena Sodara kita di Malenesia sana dikuasai oleh orang Asing.

6. Demikian pula Hampir hampir seluruh kebutuhan dasar Papua di kirim dari Provinsi lain. Sehingga kalau Papua pisah dari NKRI maka seluruh kebutuhan pokok Papua akan diekspor dari luar, betapa menderitanya Papua kalo itu terjadi apalagi kalau kita di Embargo.

7. Fakta sejarah membuktikan bahwa Papua tidak pernah berdiri sendiri dalam suatu pemerintahan sendiri. Tidak pernah ada kerajaan Papua. Tapi hanya kelicikan penjajah Belanda-lah yang membayar sekelompok pengkhianat diberikan Bendera Bintang Kejora dan lagu Hai Tanahku Papua yang dianggap sebagai lagu kebangsaan. Semua simbol-simbol Negara boneka tersebut murni buatan dan Ciptaan Belanda, bukan karya, buatan atau ciptaan anak Papua sendiri. Jadi dimana kebanggan dan kehormatan Papua?

8. NKRI selalu dituduh melakukan pelanggaran HAM dan Genocide terhadap Orang Papua, tapi kenyataannya sejak dahulu Nenek moyang kita OAP hingga jaman modern sekarang selalu perang suku, hanya karena persoalan kecil kita saling bunuh dan saling makan sesama Saudara, entah sudah berapa ribu jatuh korban karena perang suku. Justru NKRI lah melalui aparat keamanannya berusaha mendamaikan kita dan mengajarkan peradaban.

9. Di dalam hukum dan pemerintahan Orang Papua tidak dibedakan dengan suku lain. Banyak OAP yg jadi menteri, banyak yang jadi Jenderal, bahkan seluruh Gubernur dan Bupati/walikota semuanya OAP. Saya Optimis bahwa suatu saatPresiden RI adalah OAP apabila kita mau belajar keras mengisi kemampuan dan Wawasan kita.

10. Saya sangat cinta dan bangga kepada Papua, tetapi saya lebih Bangga sebagai bagian dari NKRI. Karena apabila Saya hanya menjadi Papua maka Saya sangat kerdil. Tetapi apabila saya NKRI saya kaya. Saya bisa memiliki Pulau Jawa, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Sumatera dan lain-lain. Dan Saya punya Saudara ribuan Suku serta bemacam-macam Agama di Indonesia. Karena NKRI dibentuk bukan atas dasar Ras, agama, Suku bangsa dll. Tapi NKRI dibentuk atas dasar Bhineka Tunggal Ika (Berbeda-beda tetapi tetap satu).

SALAM PERSATUAN DARI JHON KOGOYA.

Sumber : Wakapolres Sampang.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2hLwAZB
via IFTTT

Bhabinkamtibmas Karangjati Sambangi Kegiatan Persami Di SMP 6 Blora


Polsek Blora Blora – Kegiatan Persami (Perkemahan Sabtu Minggu) sebagai pembelajaran bagi para siswa / pelajar mengembangkan kemampuan diri mengatasi tantangan yang dihadapi, menyadari tidak ada sesuatu yang berlebih di dalam dirinya, menemukan kembali cara hidup yang menyenangkan dalam kesederhanaan membina kerjasama dan persatuan dan persaudaraan untuk menuju pribadi yang berani, mandiri dan berbudi.

Seiring dengan hal tersebut Pramuka SMP Negeri 6 Blora melaksanakan kegiatan Persami hari Sabtu tanggal 18 Nopember 2017 dilapangan upacara SMP 6 Blora, dengan adanya kegiatan Persami tersebut Bhabinkamtibmas Aiptu Andy Budi selaku Harkamtibmas di wilayah binaannya telah mengambil langkah mengamankan dan memberikan himbauan Kamtibmas kepada para pembina dan para peserta Persami tersebut. Hal hal yang disampaikan antara lain ” Saya selaku Bhabin Karangjati meminta kepada para peserta untuk menjaga keselamatan dalam melaksanakan rangkaian kegiatan pada malam hari dan ikuti petunjuk dari para Pembina agar tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan bersama”, Ungkap Bhabin.

Kepala sekolah SMP 6 Blora bapak Sugio, Spd. yang juga selaku pembina dan sekaligus penanggung jawab kegiatan Persami mengapresiasi langkah Bhabin dan menyampaikan, “Kami berterima kasih atas pembinaan yang diberikan oleh Bapak Bhabin kepada anak didik kami, hal tersebut sangat bermanfaat dan sebagai acuan sehingga dalam pelaksaan kegiatan kami dapat berjalan sesuai rencana”.

Di tempat terpisah Kapolsek Blora kota AKP. Sudarno, S.H. mengungkapkan, “Polri harus mampu berada dan berperan pada lingkungan apapun juga termasuk membina anak sekolah, karena Para siswa merupakan generasi muda yang perlu mendapat bimbingan supaya bersikap disiplin, taat hukum serta tidak berbuat diluar norma hukum dan norma sosial”

*Salam Pramuka*

Sumber : Humas Polres Blora.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2hBQ4Mc
via IFTTT

Kapolres Blora Mancing Bareng Dengan Insan Pers


Blora – Upaya merekatkan hubungan tali silaturrahmi dan keakraban antara insan pers dengan Polres Blora digelar kegiatan Mancing bareng, Sabtu (18/11/17) di pemancingan Bumi Samin sebelah barat BKK Jepon Jalan Blora – Cepu KM 9. Kegiatan yang hadiri Kapolres Blora Ajun Komisaris Besar Polisi Saptono, tersebut diikuti juga kalangan wartawan liputan di Blora.

Kegiatan yang dilakukan di belakang Kantor BKK Jepon tersebut, berlangsung meriah meskipun dilakukan secara sederhana saja. Puluhan anggota Kepolisian bersama wartawan tampak gembira mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut untuk meningkatkan keakraban di lingkungan internal Polres Blora sekaligus Refresing 

Pelaksanaan  Mancing bareng dimulai dengan melepaskan ikan terbesar oleh Kabag Ops Kompol Zuwono, lomba yang diikuti puluhan wartawan dan anggota, dimenangkan oleh Wartawan senior dari Suara Merdeka Urip Daryanto sebagai juara pertama dan kedua dan Kapolsek Tunjungan AKP Suprio juara tiga yang berhak mendapatkan hadiah sebesar Satu Juta rupiah untuk juara pertama, Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah juara kedua dan lima ratus ribu untuk juara ketiga. dan puluhan hadiah menarik lainya dengan bertajuk Mancing Gembira.

“Mancing gembira ini selain untuk mempererat tali silaturrahim antara anggota, serta pejabat utama, juga kepada rekan-rekan Pers dari media cetak, elektronik, online, dan radio.” kata Kasubbag Humas AKP suharto disela-sela mancingnya.

Kriteria Juara pertama adalah, bagi pemancing yang berhasil mendapatkan ikan dengan berat sekitar 3,2 kg dan juara kedua sekitar 2,8 kg dan juara ketiga seberat 2,6 kg. Para juara  selain mendapatkan hadiah, termasuk peserta bisa membawa pulang ikan-ikan hasil pancinganya.

Kapolres Blora Ajun Komisaris Besar Polisi Saptono menuturkan, kegiatan mancing bareng bersama wartawan ini bertujuan meningkatkan tali silahturahmi antara Polres Blora dengan insan pers yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

“Kemitraan dan silaturahmi tidak hanya dalam ikatan kerja profesional, namun dengan acara informal seperti mancing bersama untuk  mendekatkan tali kekeluargaan antar sesama,” ujarnya.

Sejumlah perwakilan wartawan mengaku bahagia dengan digelarnya kegiatan mancing bersama seperti saat ini. Sebab kebersamaan bukan hanya terjadi pada saat jam kerja, namun di luar itu perlu terus dipupuk dan dibina.

“Kegiatan mancing ini sangat bagus untuk menjalin hubungan tali silaturrahmi, guyub rukun, antar wartawan dengan Polisi dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Disamping menghilangkan kejenuhan atau refreshing atas kegiatan rutinitas yang biasa dilaksanakan para wartawan dalam memburu berita,” kata Urip Daryanto wartawan Suara Merdeka  

Menurut dia, pihaknya berharap kegiatan mancing seperti ini bisa dilaksanakan lembaga lainnya, baik Polres Blora, lembaga pemerintah, maupun swasta lainnya dalam membangun kemitraan.

“Meski saya pribadi jarang  memancing, tapi saya sangat senang dengan adanya kegiatan semacam ini, menambah keguyuban sesama insan pers bersama Polri,” katanya.

Sumber : Humas Polres Blora.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2hBT63q
via IFTTT