5 teknologi ini dianggap paling keren pada zamannya

5 teknologi ini dianggap paling keren pada zamannya, tapi kalau sekarang masih ada orang yang pakai dibilang ‘hari gini?’ 

Berkembang cukup pesatnya teknologi dalam berbagai bidang sekarang ini, rupanya berimbas pada tersisihkannya trending techno zaman dulu yang sempat nge-hits.

Semua berlomba-lomba untuk berinovasi dengan temuan-temuan baru yang dipercaya dapat semakin memudahkan urusan.

Kini barang-barang jadul itu semakin sulit ditemukan bahkan sebagian sudah tak ada lagi.

Akan tetapi keberadaannya terkadang membuat rindu banyak orang akan kenangan ketika dahulu menggunakannya.

Meski tak bisa lagi digunakan sebagai mana fungsinya dahulu.

Beberapa orang yang masih memiliki memilih untuk menyimpannya sebagai koleksi.

Untuk generasi sekarang ini tentu sudah banyak yang tak mengenal barang-barang tersebut.

Pasalnya sudah banyak barang canggih baru yang mereka rasakan, dan mungkin juga akan tergeser di kemudian hari nanti.

Berikut Tribunstyle.com, kembali mengulas barang apa saja yang pernah tenar pada masanya dengan segala fungsinya.

1. Mesin Ketik Manual

Mesin ketik manual ()

Barang jadul pertama ini kalian pasti enggak asing, meskipun ada beberapa belum pernah menjajalnya.

Mungkin ayah ibu kita pernah menggunakannya untuk menyelesaikan tugas saat sekolah.

Akan tetapi kini keberadaannya sudah susah dijumpai, hanya beberapa kantor yang masih memiliki mesin satu ini.

Mesin ketik merupakan terobosan pertama untuk memundahkan penulis manual.

Mereka tinggal memencet-mencet tombol huruf sehingga tuas-tuas yang terdapat cap huruf bertinta meluncur ke atas kertas.

Manakala kertas sudah sampai di ujung, kalian harus menggeser kembali kertas agar, mulai dari awal lagi.

Sayangnya mesin ketik ini tak dapat dihapus, jadi ketika terjadi salah tulis, penulis harus mengulang dari awal.

Selain itu, mesin tik memiliki suara yang cukup bising ketika digunakan, terdengar bunyi “Tik tik tik” keras setiap kali tombol dipencet.

2. Foto Film Negatif

Negative film ()

Para generasi 90an pasti jelas enggak asing dengan barang satu ini.

Film negatif, merupakan barang yang wajib ada untuk berfoto kala itu.

Biasanya film negatif ini dibeli dalam bentuk gulungan, kemudian dipasang pada tustel.

Satu gulungan biasanya berisi 20 kali jepretan foto.

Setiap kali selesai mengambil foto, film ini harus di-roll dahulu untuk bisa digunakan selanjutnya.

Yang mana kalau sudah habis bisa dicuci cetak atau yang sering disebut dengan ‘afdruk’.

Memotret dengan film negatif ini bukan soal gampang, kadang-kadang kalau tak tepat, jadinya malah ‘terbakar’.

Saat ini pastinya sudah kalah dengan kecanggihan kamera digital.

3. Kartu Request Lagu di Radio

Kartu request lagu di radio ()

Buat kaula muda jaman dulu yang setia mendengarkan radio, pastinya enggak asing dengan kertas satu ini.

Sebelum telepon genggam nge-hits seperti sekarang ini, untuk dapat berkirim salam lewat radio, pendengar harus membeli kartu request.

Pendengar kemudian mengisinya, minta dibacakan dalam cara apa, meminta lagu juga berkirim salam untuk teman-teman terdekat.

Pada umumnya selembar kartu dibandrol dengan harga Rp 250,-.

Kini keberadaan kartu tersebut sudah tak lagi diperlukan seiring berkembangnya teknologi komunikasi.

4. Wesel Pos

Wesel pos ()

Sebelum ada mesin anjungan tunai mandiri atau ATM yang serba bisa, ingatkan guys, kalau ada jasa layanan Pos untuk mengirim uang bernama Wesel Pos.

Dahulu, untuk sekedar mengirim uang dari jarak jauh sulitnya minta ampun.

Cara kerja pengirimannya adalah dengan datang langsung ke kantor Pos.

Setelah mengisi formulir, kalian akan mendapatkan Nomor Transaksi Pusat (NTP) dan Personal Identification Number (PIN).

NTP dan PIN ini nantinya akan digunakan penerima untuk mengambil uang.

Penerima dapat mengambil wesel di kantor pos terdekat dengan membawa kartu identitas serta menyebutkan NTP dan PIN tadi.

Karena kesulitan alat komunikas inilah yang biasanya membuat penerima lama mendapatkan NTP dan PIN-nya.

5. Telegram

Telegram ()

Jauh sebelum ada wartel, telepon genggam atau sms, ada cara cepat untuk mendapatkan kabar dari jarak jauh.

Kalau biasanya orang jaman dahulu mengandalkan surat.

Akan tetapi untuk kabar bersifat mendadak, telegramlah solusinya.

Tarif telegram dihitung per karakter dan dihitung termasuk tanda baca.

Pasalnya Telegram ini berisi kode-kode tertentu yang dikirimkan lewat telegraf.

Sehingga orang yang ingin mengirim pesan harus super singkat dan mudah dimengerti.

from Halo Dunia Network http://ift.tt/2wQhvHv
via IFTTT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s