Pesan Moral Kapolres Tanah Datar Bayuaji, Belajarlah Membedakan Yang Baik dan Buruk dan Berani Bersikap Konsisten “Say No To Drugs”

Seorang tersangka Penyalahgunaan sabu berhasil di ciduk team Gabungan Polda Sumbar bersama Polres Tanah Datar, Sumatera Barat sektor Tanjung Baru pada Kamis, (8/6/2017).

Tersangka inisial GG (32) di ciduk di jorong Dalam Nagari Barulak kecamatan Tanjung Baru Tanah Datar, sore di Ramadhan ke-13.

Kapolres Tanah Datar, AKBP.Bayuaji Yudha Prajas, SH mengatakan bahwa Penangkapan tersangka melibatkan 4 anggota Sektor Tanjung baru mendampingi 6 orang jajaran Dirnarkoba Polda Sumbar di bawah pimpinan, Iptu. Mardius.

“Saat penangkapan, Kapolsek Harmen juga ikut bergabung dengan team Polda, dan berhasil mendapatkan barang bukti Narkoba jenis Sabu lebih kurang setenggah ons, berikut uang hasil penjualan Rp. 6.650.000, -, ” Sampai AKBP. Bayuaji.

Dikatakan Kapolres tersangka berikut barang bukti saat ini telah dibawa ke Mapolda Sumbar guna pengembangan lebih lanjut

Sore itu, Bayuaji menyampaikan, maraknya peredaran narkoba saat ini harus menjadi perhatian semua pihak.”Terbukti saat bulan suci Ramadhan masih ada transaksi barang haram ini, ” geramnya.

Kapolres berpesan kepada generasi muda, tentang beberapa hal yang harus di perhatikan agar tak terpengaruh dan terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba.

“Pertama, Pandai-pandailah memilih teman dalam bergaul. Pergaulan yang salah bisa menyebabkan orang terperosok ke dalam penyalahgunaan narkoba, “ tuturnya

Kedua, sampai Bayuaji, yaitu belajar membedakan yang baik dan buruk, berani bersikap dan konsisten “Say No To Drugs” dan jangan pernah berani mencoba. Karena sekali mencoba Narkoba siapapun bisa kecanduan.

“Ketiga, Teruslah meningkatkan iman dan taqwa yang akan membentengi jiwa dari segala pengaruh jahat. Mengisi hari-hari dengan kegiatan positif, bermanfaat, berolah raga teratur serta menyalurkan hobi atau bakat kepada hal-hal positif akan mencegah diri dari penyalahgunaan Narkoba, “sampainya.

Kapolres juga mengingatkan, mencoba narkoba berarti telah melakukan tindak kriminal, bisa mengakibatkan kecanduan, dan menjadikan pemakainya sebagai “Budak Setan”.

“Sekali memakai bisa mengakibatkan ketergantungan terus menerus pada benda haram tersebut. Narkoba hanya membuat rugi pemakainya, bisa merusak akal sehat, pikiran, berpotensi membunuh, membuat pemakai tampil bodoh, menghancurkan raga, dan dapat menghancurkan hubungan dengan keluarga dan masyarakat, ” ungkap AKBP. Bayuaji.

Ia menegaskan bahwa Narkoba tidak ada untungnya, saat narkoba di gunakan hanya efek semu yang di timbulkan dalam pikiran pemakainya, sementara di baliknya ada duka yang mendalam.

“Jaga anggota keluarga kita dengan menginformasikan mereka tentang bahaya narkoba. Terus memantau dan jika ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar segera laporkan kepada pihak berwajib, ” himbau Kapolres.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s