GP Ansor Kecam Rencana FPI Kuasai Bandara Soekarno-Hatta Demi Rizieq Shihab

GP-Ansor
Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, rencana tindakan Front Pembela Islam (FPI) tersebut bisa digolongkan sebagai suatu kebrutalan, sehingga dapat mencoreng wajah Islam yang senantiasa menghendaki kedamaian.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor meminta kepada Front Pembela Islam (FPI) menyudahi segala bentuk tindakan yang di anggap kerap meresahkan masyarakat.

Menurut Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, dirinya menilai rencana aksi Front Pembela Islam (FPI) akan melumpuhkan aktivitas bandara dalam rangka menjemput kepulangan Rizieq Shihab, hanya akan menggangu ketertiban umum.

“Sebaiknya cukupkan dalam mengganggu kepentingan umum dan ketertiban sosial,” kata Yaqut Cholil Qoumas, Rabu 31 Mei 2017.

Lebih lanjut, ditegaskan Yaqut Cholil Qoumas, rencana tindakan Front Pembela Islam (FPI) tersebut bisa digolongkan sebagai suatu kebrutalan, sehingga dapat mencoreng wajah Islam yang senantiasa menghendaki kedamaian.

Sementara, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, dirinya juga berharap Front Pembela Islam (FPI) bisa mempertimbangkan nama baik Islam sebelum melancarkan aksi, mengingat Front Pembela Islam (FPI) menggunakan kata Islam secara gamblang dalam identitasnya.

Karena itu, juga ditegaskan Yaqut Cholil Qoumas, bahwa Islam tidak pernah menghendaki umatnya melakukan tindakan yang merugikan orang lain seperti memblokade jalan atau melumpuhkan aktivitas di sarana umum seperti bandara.

“Jangan nama Islam yang nempel dalam nama organisasinya, (tapi) tidak berpengaruh apapun dalam perilaku,” tegas Ketua Umum GP Ansor itu.

Selain itu, Yaqut Cholil Qoumas juga menyebut, rencana Front Pembela Islam (FPI) akan melumpuhkan aktivitas di bandara telah menuai kecaman masyarakat umum. Sehingga konsekuensi yang harus dihadapi kelak adalah Front Pembela Islam (FPI) berhadapan langsung dengan masyarakat luas.

Baca:   Mahfud MD: Hak Angket Kurang Tepat Digunakan Untuk Kasus E-KTP

“FPI tidak hanya berhadapan dengan aparat keamanan, tetapi seluruh masyarakat,” ucap Yaqut Cholil Qoumas.

Sementara, menurut Yaqut Cholil Qoumas, disisi lain dirinya juga mengimbau masyarakat, khususnya anggota GP Ansor dan santri Nahdlatul Ulama, agar tidak terpancing dengan tingkah polah Front Pembela Islam (FPI).

“Kelakuan biadab seperti itu seharusnya tidak membuat yang waras kehilangan akal sehat,” Kata Yaqut Cholil Qoumas.

Sedangkan, kuasa hukum pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq shihab, Sugito Atmo Pawiro sebelumnya menyerukan agar massa Front Pembela Islam (FPI) datang menjemput kliennya di bandara dalam jumlah besar hingga melumpuhkan aktivitas di bandara.

Seruan yang disebar dalam bentuk flyer di media sosial itu bertuliskan, “Ayo sambut kedatangan Imam Besar umat muslim Indonesia, Habib Rizieq Shihab bersama keluarga di Bandara Soekarno-Hatta. Tutup semua jalan menuju terminal. Jangan beri kesempatan bagi semua yang mengganggu kedatangannya. Tunggu tanggal mainnya.”

Selain itu, Sugito Atmo Pawiro juga menyatakan bahwa Rizieq Shihab hanya akan pulang ke tanah air jika Front Pembela Islam (FPI) sudah benar-benar siap mengerahkan massa.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s