Polres Bojonegoro Evaukasi Penemuan Mayat perempuan di bengawan solo

Bojonegoro – Tim Identifikasi Polres dan dokter kamar jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro belum berhasil mengungkap identitas mayat perempuan yang ditemukan di tepi Bengawan Solo turut wilayah RT 02 RW 01 Kelurahan Jetak pada Sabtu (04/02/2017) siang.

Namun Tim Identifikasi Polres Bojonegoro menemukan penyebab kematian korban adalah karena tenggelam. Sebab di dalam paru-paru korban terdapat pasir dan air.

“Korban Mrs X masih belum ditemukan identitasnya, sebab sidik jari korban kodisinya sudah rusak. Alat Mambis tak berhasil melacak identitas korban,” ujar Brigadir Pratama salah satu anggota Tim Identifikasi Polres Bojonegoro.

Hanya saja diketahui bahwa mayat tersebut memiliki ciri-ciri, umur sekitar 30 tahun, panjang mayat 153 centimeter, warna rambut hitam, dan berjenis kelamin perempuan. Serta korban mengenakan celana panjang warna krem.

Hal serupa disampaikan dokter jaga kamar jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesoemo dr Sarjono. Dia mengatakan bahwa korban masih belum diketahui identitasnya. Ini disebabkan kondisi mayat sudah mulai rusak.

“Korban tenggelam diperkirakan sekitar lima hari lalu. Kondisi tersebut membuat tubuh korban sulit dikenali dan kulit sudah banyak mengelupas, sehingga tidak bisa dicek menggunakan alat Mambis milik Polres,” ungkapnya.

Seandainya hingga Selasa (06/02/2017), tidak ada pihak keluarga yang mengambil jenazah korban, maka akan dimakamkan di Pemakaman RSUD Bojonegoro.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: