Tak Setor Uang Penjualan Sabu, Seorang Pria Tewas Dianiaya Teman Sendiri

Surabaya (25/01/2017) – Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan salah satu Pelaku Penganiayaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia karena terbawa arus Sungai Brantas tepatnya di Sungai Kedurus Karang Pilang Surabaya beberapa waktu yang lalu.

Pelaku berinisial RM (32), warga Jl. Mastrip Warugunung, Karang Pilang Surabaya ini dibekuk setelah dilakukan pengembangan atas kasus penemuan mayat di Sungai Kawasan Kedurus Karang Pilang Surabaya.

Diketahui pelaku ini melakukan pengeroyokan terhadap korban bersama dua rekannya yang kini masih dalam pengejaran.

IMG_8569Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengatakan pihaknya masih melakukan perburuan terhadap dua pelaku lain yang kini masih buron yakni masing-masing berinisial WT dan HB.

“Berdasarkan pemeriksaan petugas, terjadinya kasus penganiayaan ini bermula ketika korban tidak dapat memenuhi terhadap uang hasil penjualan sabu yang diberikan oleh Tersangka WT kepada Korban tidak disetorkan kepada pelaku,” ujar AKBP Shinto, Rabu (25/01/17).

IMG_8602AKBP Shinto menambahkan akibat perbuatan tersebut, korban berhutang sedikitnya 1,4 juta rupiah kepada Pelaku. Pada saat kejadian pelaku dikeroyok oleh tiga pelaku, hingga akhirnya tercebur ke sungai, Sabtu (14/01/17).

Saat akan menepi korban diteriaki maling oleh para pelaku hingga akhirnya terbawa arus sungai dan ditemukan tewas mengapung di kawasan Kedurus Karang Pilang Surabaya, Selasa (17/01/17).

“Kelompok ini merupakan sindikat narkoba yang biasa mengedarkan Narkotika di kawasan Warugunung dan sekitarnya. Dari hasil pengecekan, kelompok ini sudah beroperasi kurang lebih selama 5 bulan”, lanjut AKBP Shinto.

Kini, RM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dari penangkapan pelaku Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah dompet berisi identitas atasnama korban, Celana Jeans warga Hitam, Kaos Warna Putih dan Jaket Switer warga Ungu yang ternoda lumpur milik korban.

Polisi masih mendalami keberadaan Sepeda Motor jenis Yamaha Vixion milik korban yang hingga kini masih belum ditemukan. Apakah hal ini ada korelasinya terhadap hutang yang dimiliki oleh korban, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya masih mengumpulkan fakta-fakta terkait hal tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s